Rabu, 26 November 2008

Proram Meningkatkan Kecerdasan Anak















Salam Kompak

Dalam keadaan bagaimanapun orang tua menginginkan anaknya tumbuh sehat dan cerdas, mungkin hanya sebagian orang saja yang mengetahui cara untuk meningkatkan kecerdasan tersebut, kami akan berbagi untuk kebutuhan ibu dalam membimbing anak: tersaji dengan jelas dan rinci bagaimana membimbing anak kearak kecerdasan.

Yang pertama: Little Exproler : program yang ditujukan bagi anak mulai usia 4 (empat) tahun hingga 6 (enam) tahun sebagai dasar pendidikan usia dini, dalam program ini anak diajak berdialog, melihat, visualisasi, mendengar, interaksi

Optimalkan Kecerdasan Anak

Salam Kompak, bertemu lagi dalam klinik anak cerdas

Pengembangan kecerdasan anak hendaknya dilakukan sedini mungkin. Hal ini penting guna memberikan start yang baik bagi perkembangan anak selanjutnya. Pertumbuhan setiap jenis sel selalu berbentuk kurva, mulai naik dengan cepat untuk kemudian mencapai puncak (peak) dan turun secara perlahan-lahan. Dengan memberikan rangsangan bagi perkembangan kecerdasan anak sejak dini, diharapkan potensi kecerdasan anak dapat mencapai puncak performannya. Disamping itu hasil penelitian juga membuktikan bahwa kecerdasan bukan hanya urusan besar kecilnya volume otak, tetapi juga banyak sedikitnya hubungan sel-sel syaraf yang ada di otak. Semakin banyak rangsangan pada otak maka hubungan sel-sel syaraf akan semakin banyak atau anak menjadi semakin cerdas. Permainan yang mendidik, tubuh yang sehat, pengalaman yang bermakna merupakan salah satu contoh bagaimana upaya merangsang hubungan sel-sel syaraf.

Dulu IQ (Intelligence Quotient) dianggap sebagai satu-satunya penentu keberhasilan hidup seseorang. Namun kini IQ saja tak cukup jika tak dibarengi EQ (Emotional Quotient), SQ (Spiritual Quotient), ESQ (Emotional Spiritual Quotient), dan CQ (Creativity Quotient). Dari ciri-ciri kehidupan sosial anak sehari-hari dapat diidentifikasi sejauhmana kecerdasan anak Anda. Dari situ Anda tidak perlu pesimis tetapi tinggal memperbaikinya saja…Teori memperbaikinya mudah…tetapi prakteknya membutuhkan kesabaran, ketlatenan dan harus mau menyisihkan waktu guna memperhatikan, mendampingi dan membimbing anak……

Kecerdasan Akal atau IQ
IQ bisa diukur dengan menggunakan instrumen tertentu semisal tes. Jika ukurannya 90 ke bawah berarti IQ-nya dibawah rata-rata; 110 berarti rata-rata; lebih dari 120 adalah diatas rata-rata; dan diatas 130 berarti superior. Jangan khawatir jika hasil tes kurang memuaskan karena IQ anak yang kurang tidak selalu disebabkan oleh gen yang buruk (apalagi cara pengukuran melalui tes yang hal itu hanya pendekatan…), tetapi ada kemungkinan karena lingkungan yang kurang mendukung. Stimulasi-stimulasi permainan mendidik dapat digunakan untuk memperbaiki kecerdasan anak. Disamping itu pemberian gizi yang bagus, terutama protein nabati dan hewani diyakini dapat meningkatkan kecerdasan anak. Protein dapat diperoleh dari kelompok padi-padian, kacang-kacangan, daging, hati (lihat pada orang tua perlu dibatasi tetapi pada anak sangat bermanfaat), telur, susu, keju dan ikan. Hal lain yang perlu diperhatikan bahwa otak bukanlah organ yang berdiri sendiri. Jika organ tubuh yang lain sehat, dan itu bisa dilatih melalui kegiatan olah raga dengan dibarengi asupan gizi makanan yang seimbang, perkembangan otak juga akan tumbuh optimal. Belum lagi teori mengenai otak kanan dan otak kiri yang juga harus dirangsang secara seimbang (dilain kesempatan akan saya bahas tersendiri).

Kecerdasan Emosional (EQ)

Pada balita cerdas emosi dapat dilihat dari sosialisasinya. Mereka biasanya bisa berbagi, ramah pada orang, berani menyapa, bisa berinteraksi, bisa tenggang rasa pada orang lain, punya disiplin diri dan tanggung jawab, percaya diri dan tidak cepat merasa takut. Anak Anda mengalami masalah-masalah terkait dengan uraian diatas ? Tenang saja, mungkin Anda salah dalam memperlakukan anak Anda. Kadang-kadang karena terlalu sayang kita menjadi over protektif terhadap anak. Dan dalam jangka panjang hal itu akan mengganggu kondisi psikis anak. Semuanya bisa dilatih dan diperbaiki. Dan kuncinya ada pada bagaimana Anda memberikan lingkungan sosial yang baik bagi anak.

Kecerdasan Spiritual (SQ)
Ciri anak yang SQ-nya bagus adalah baik terhadap sesama dan rajin menjalankan ibadah. Saat berinteraksi dengan sesama dan lingkungan, anak akan cenderung ramah dan baik pada siapapun, tak pernah membuka kejelekan orang dan mengerti nilai-nilai luhur Sang Pencipta. Pesan saya jangan hanya diserahkan pada guru ngaji yang Anda datangkan khusus buat anak Anda….

ESQ (Emotional Spiritual Quotiont)
Kecerdasan ini merupakan gabungan EQ dan SQ. Contoh yang mudah adalah ketika temannya sakit, anak suka bilang ”ayo dong kita jenguk” atau pas ada temannya disakiti dia akan bilang ”jangan sakiti dia to? Khan kasihan..” Juga jika dia punya makanan dia akan memberikan sebagian pada temannya yang pengen…ESQ harus dijaga dan dimunculkan. Kalau tidak jika anak beranjak besar dan mengalami hal-hal yang kompleks, kadang yang muncul hanya EQ-nya: luapan-luapan emosi muncul berapi-api sehingga timbul pertengkaran-pertengkaran.

CQ (Creativity Quotient)
Kreativitas yang menonjol pada anak batita adalah kretaivitas imajinasi. Misalnya kardus TV besar dia jadikan sebagai rumah-rumahan, sebuah balok kayu dijadikan sebagai mobil-mobilan atau boneka. Anak yang memiliki kreativitas tinggi biasanya cenderung cerewet, mau tau apa saja, banyak bertanya apa yang dilihatnya dan banyak membantah jika jawabaannya kurang memuaskan. Disini orang tua diharapkan lebih bersabar dan tidak membentak anak yang cerewet karena begitu dia takut bertanya maka…. Kalau bernyanyi kadang-kadang anak memiliki lagu ciptaan sendiri yang terkesan aneh tapi lucu tentu saja…Juga saat menggambar…dia akan berbuat semau gue dalam mencoret…. Hal yang perlu diperhatikan adalah jangan mendikte gambar anak….misalnya gambar pemandangan itu selalu ada dua buah gunung, matahari dan ada rumah ditepi jalan. Ini yang menyebabkan kreativitas anak hilang dan saat besar (sampai pelukis amatiran pun) jika menggambar pemandangan pasti ada gunung dua….


sumber: http://indahdanlina.blogsome.com

Jumat, 31 Oktober 2008

YUK, BELAJAR BAHASA INGGRIS SEJAK DINI

Penguasaan Bahasa Inggris di era globalisasi mutlak diperlukan. Apalagi bahasa asal negara Ratu Elizabeth itu telah ditetapkan sabagai bahasa pergaulan internasional yang mempersatukan beragam budaya di belahan dunia.

Namun sayang, meski menyadari pentingnya penguasaan bahasa Inggris, hanya segelintir masyarakat yang memahami kondisi ini. Parahnya lagi, dikalangan anak muda banyak yang beranggapan jika menggunakan Bahasa Inggris sekedar gengsi gengsian belaka. Itulah kendalanya, padahal banyak yang ingin belajar bahasa Inggris tetapi mereka takut dibilang gaya gayaan.

Sekarang sich jangan malu-malu menggunakan Bahasa Inggris, karena bahasa ini memang sangat dibutuhkan. Sayangkan kalau kita banyak keahlian tetapi tiudak diimbangi kemampuan bahasa Inggris yang baik dan benar. Kalau bisa sedini mungkin kita belajar bahasa Inggris.
Bahasa Inggris harus terus dilatih agar lancar dan fasih melafazkannya. Kita paham namun jika kita jarang menggunakannya akan percuma juga.

Sumber ; Berita kota, 26 Oktober 2008.

PROGRAM STIMULAN BAGI KECERDASAN ANAK
















Contoh Buku tersebut:



Anak sebagai buah hati dambaan keluarga, tentu kita orang tuanya menginginkan anak tersebut tumbuh sesuai dengan yang dicita-citakan, badan yang sehat jauh dan tahan penyakit, berparas tampan dan cantik juga menyayangi keluarganya. Orang tuapun memberikan yang terbaik untuk anak tersebut seperti susu terbaik, makanan, minuman, pakaian dsb.

Tetapi terkadang ada hal yang terlupakan walaupun sering dilakukan yaitu, merangsang kerja otak anak dengan stimulasi sehingga perkembangan otaknya meningkat. Beberapa cara sering dilakukan orang tua seperti diajak berbicara, jalan, bernyanyi, mendengarkan musik dsb.

Itu salah satu cara terbaik untuk me-stimulasi perkembangan otak anak. Untuk lebih terarah dan terstruktur bagi perkembangan otak anak kami sampaikan program atau metode stimulasi untuk meningkatkan kecerdasan anak anda dengan cara bermain, bernyanyi, mendengar dan melihat.

Grolier Internasional menawarkan program tersebut kepada para orang tua sehingga dalam melatih dan membimbing anak nya mempunyai suatu acuan/pedoman yang jelas, karena program/metode ini adalah hasil dari penelitian para ahli perkembangan anak.

Seperti dijelaskan pada artikel sebelumnya, bahwa pengajaran pada anak dapat dimulai pada usia 4 (empat) bulan dengan lama waktu latihan 5 (lima) menit setiap hari supaya tidak menimbulkan kejenuhan pada anak tersebut. Untuk masa ini program nya adalah Little Exprorer dan I Wonder Why atau Aku Tahu, Mengapa, karena pada masa ini anak akan mulai belajar melihat, mendengar, meraba, menyimak selanjutnya bila sudah bisa berbicara akan mulai bertanya.

kami berharap media ini menjadi sarana untuk sharing dalam pendidikan dan pembelajaran anak kita sebagai kebanggan keluarga juga menerus bangsa.

untuk pemesanan buku bisa menghubungi:

Dhani salman/0815 8762 973

STIMULAN TEPAT (kunci kecerdasan buah hati)

Masa keemasan atau Golden age merupakan fase penting bagi perkembangan seorang bayi di bawah usia tiga tahun (Batita). Karenanya untuk melewatkan fase ini dengan baik, para orang tua harus jeli memberikan stimulan yang sesuai dengan kebutuhan anak, Sebab stimulan berguna merangsang pertumbuhan serta perkembangan otaknya.

Salah satu cara sederhana yang mudah dilakukan dengan memberikan kebebasan pada anak untuk beraktifitas. Berdasarkan penelitian yang dilakukan para dokter anak, membebaskan batita bergeraj sesuka hati sangat efektif merangsang syaraf motorik agar tumbuh berkembang. Sehingga membuat anak menjadi pribadi yang lebih kreatif dan produktif.

Stimula pada anak harus sedini mungkin diberikan. Idealnya sih di usia batita. Karena usia itu merupakan masa tumbuh kembang anak. Stimulasi tidak akan efektif jika diberikan diatas umur tersebut, "ungkap Herbowo AF Soetomenggolo SpA, dokter anak dari RSIA Hermina Jatinegara, Jakarta Timur.

Dijelaskan, membiarkan anak bergerak sangat bagus dalam tahap pertumbuhannya. Karena dengan bergerak dapat menstimulasi empat hal penting, pertama syaraf motorik kasar yang berfungsi mengasah kemampuan si bayi dan kecerdasannya akan melakukan koordinasi gerak antara otot, otak dan jaringan syaraf secara efektif. Misalnya berdiri, berjalan, berlari dan melompat. Kedua syaraf motorik halus melatih kemampuan si bayi mengendalikan objek atau benda-benda, diantaranya mampu menyusun menara kubus. Ketiga untuk sosialisasi bayi dalam menirukan kegiatan seperti tersenyum dan Keempat melatih kemampuan berbahasa seperti bicara serta menunjuk gambar.

Makanya mulai sekarang biarkan anak bebas melakukan apa saja. Karena semua ini memang baik untuk tumbuh kembang mereka. Yang penting kita mengawasi saja agar anak tidak melakukan kegiatan membahayakan diri mereka.

sumber: Berita Kota, minggu 26 oktober 2008

Jumat, 17 Oktober 2008

Pertanyaan yang Sering Diajukan pada Buku ini

Sejak usia berapakah bayi bisa belajar membaca?
Sebetulnya bayi belajar banyak hal sejak lahir. Menurut para pakar perkembangan anak, bayi bisa belajar membaca sejak usia 4 atau 6 bulan.

Apakah tidak terlalu berlebihan mengajar bayi membaca sejak usia yang sangat dini? Bukankah dia masih terlalu kecil untuk dibebani dengan pelajaran membaca?
Metode mengajar bayi membaca yang diajarkan oleh Prof. Glenn Doman tidak akan membebani bayi karena dilakukan dalam suasana gembira, dan dalam waktu yang relatif sangat singkat, hanya beberapa detik saja.

Apakah manfaatnya bila bayi belajar membaca sejak usia dini?
Bila bayi diajar membaca secara konsisten dengan metode yang tepat, dia bisa membaca kata pada usia 1 tahun, membaca kalimat pada usia 2 tahun dan membaca buku pada usia 3 tahun.

Bagaimana kalau anak tidak tertarik dan tidak mau belajar?
Pertama, selidikilah faktor apa yang menimbulkan penolakannya. Carilah waktu yang tepat ketika dia merasa nyaman, dan buatlah suasana belajar yang gembira. Tapi kalau anak tetap menolak, bersikaplah fleksibel. Mungkin frekuensi belajarnya yang dikurangi menjadi 1 kali sehari, atau bisa juga dengan cara menempelkan kata-kata di tempat-tempat yang paling sering dilaluinya.

Apakah mengajar membaca yang tidak sesuai dengan metode dan tidak konsisten seperti dijelaskan di atas akan ada hasilnya?
Ya, anak yang belajar membaca secara kurang teratur masih akan lebih baik kemampuan membacanya kelak dibandingkan dengan anak yang tidak belajar sama sekali.

Selain 100 kata yang terdapat pada Kartu untuk Bayi Belajar Membaca Seri-1 dan Seri-2, apakah orang tua bisa menambahkan kata-kata lain?
Tentu saja, semakin banyak kata-kata yang dikenalnya, semakin baik. Misalnya bisa ditambahkan kata-kata yang sering didengarnya, seperti bunda, papi, oma, paman, tante, dede, melisa, kevin, dan sebagainya.

Setelah seri-1 dan seri-2 selesai, apakah ada kelanjutannya?
Pelajaran sebaiknya berlanjut terus. Setelah terbiasa mengajar, anda akan mengetahui kata-kata apa yang diperlukan. Anda bisa membuatnya di atas kertas karton putih dengan tulisan hitam dua kata, tiga kata, dan selanjutnya kalimat-kalimat pendek. Misalnya sinar matahari, air panas, madi bola, monyet makan pisang, dan sebagainya.

Apakah anak-anak berkebutuhan khusus bisa belajar membaca seperti anak-anak lain pada umumnya?
Ya, metode mengajar membaca yang diajarkan oleh Prof. Glenn Doman telah berhasil diajarkan kepada banyak anak berkebutuhan khusus di berbagai negara dan berhasil.


Pemesanan Hub:
Dhani Salman
Permata Cimanggis cluster Mirag D2/29
telp 021-71128373/0815 8762 973

Melejitkan Potensi Kecerdasan Anak
















Ass wr wb
salam sejahtera bagi kita semua

anak adalah buat cinta kita dengan istri tercinta, dan pasti sebagai orang tua
kita menginginkan anak tumbuh dengan sehat jasmani dan rohaninya.

Namun terkadang kita lupa bahwa anak hanya fisik nya saja yang kita proteksi,
padahal kecerdasan/intelektual yang didasarkan dari perkembangan otak, kecil sekali perhatiannya anak dibiarkan tumbuh sesuai kebiasaan, seperti: ko jalannya lambat, ooh gigi dulu tumbuh jadi bicaranya ntar dan segudang pertanyaan yang terkadang jawabannya kurang logis.

Para ahli perkembangan anak meneliti bagaimana agar otak anak ini perkembangannya seimbang sesuai usianya.

dari hasil penelitian itu maka disusun suatu cara untuk membantu meningkatkan kecerdasan anak dalam arti anak yang selama ini berkembang dengan baik dan cerdas kita tingkatkan lagi sehingga optimal tanpa dengan paksaan.


Untuk itu kami tawarkan metode tersebut dengan sarana Buku sebagai jembatan pengajaran pada anak kita, karena dengan Buku bila kita lupa dengan mudah dapat membukanya kembali.


Semoga bapak/ibu semua dapat mempraktekan metode ini kepada buah hati dan akan mendapatkan hasil yang maksimal di usia sekolah nanti, selamat mencoba


wasalam


kami akan berkunjung kerumah anda untuk sharing
keterangan lebih lanjut hubungi :

dhani salman

Permata Cimanggis Cluster Mirah D2/29
0815-8762 973

Selasa, 14 Oktober 2008

Wisata Gunung Mas Bogor





Gunung Mas yang sejuk dan nyaman untuk relaxsasi dari rutinitas kerja

Liburan di Wisata Gunung Mas Bogor

Hari Raya Idul Fitri jadi arena liburan keluarga deh setelah jumpa sama sanak saudara, kita maen ke wisata Gunung Mas Bogor, nih sebagian photo wisata kebun teh

Menjelang Idul Fitri 1429 H



Ketemu lagi nih dengan Naila, temen-temen maaf nih Naila agak lama blum update blognya, tapi jangan males nulis harus cari topik baru ya


Bulan puasa tahun ini keluarga kami baru pertama melaksanakannya di rumah baru permata cimanggis, lumayan sudah banyak warga yang nempati, mulai ramai lah, tiap malam sekarang di Mirah semarah karena ada tempat untuk nongkrong bapak-bapak kami deket rumah pa RW (Arief D4/2) sekalian dijadikan tempat shalat taraweh.


Apalagi ya, mo cerita Naila baru belajar nih nulis di blog semoga tambah lancar deh, nah kira-kira H-5 warga mirah udah mulai ada yang mudik, mulai sepi nih permata,


bapak-bapak mulai sibuk mau salurkan zakat fitrah, kami anak-anak yang masih ada di rumah nimbrung juga karena ramai banyak ibu-ibu n bapak-bapak warga kampung sebelang yang tukerin kupon dengan panitia zakat permata.


sampe disini dulu cerita naila ya ntar isambung lagi

ada photonya nih bapak kita lagi pada bagiin zakat, kompak ya


salam


naila salman

Selasa, 19 Agustus 2008

Kemeriahan di Hari Kemerdekaan RI ke 63

Merdeka, merdeka merdeka

Begitu kami, orang-orang , masyarakat atau siapa saja bila menghadapi tanggal 17 Agustus yang merupakan hari kemerdekaan RI, pekik ini sering terdengar dikala ada acara tujuhbelasan (kata sebagian orang menyebut). Ramai-ramai masyarakat menghias desa, kampung, kantor rumah dan sebagainya sebagai bentuk syukur kemerdekaan.

Kami warga Permata Cimanggis (cluster Mirah & Topaz) malam 17 mengadakan syukuran ya semeriah mungkin kami laksanakan. Undangan berdatangan dari masyarakat sekitar berbaur dengan warga mitoz (mirah-topaz).

Kemeriahan berlanjut dengan kumpulan bapak-bapak yang mengadakan bakar ikan sampe larut malam, kayaknya bahasanya terlalu serius ya......

Ok deh ntar disambung kembali sekalian kita posting gambarnya

ok ya sampai ketemu lagi waslam

Selasa, 29 Juli 2008

Motto Curah /Pembersih Rumah Tangga


Salam Kompak


Kami tawarkan produk pembersih Rumah Tangga sahabat ibu-ibu, kualitas terjamin dari perusahaan terpercaya.


Kebutuhan Sabun cuci untuk pakaian, peralatan rumah tangga, pembersih lantai, sabun mandi, shampo, dll, bagi ibu-ibu rumah tangga dari golongan ekonomi apapun merupakan keharusan, meskipun penghasilan mereka ada penurunan. Kenaikan harga BBM yang diikuti kenaikan barang dan jasa yang lainnya menurunkan daya beli ibu-ibu rumah tangga terutama dari golongan ekonomi menengah bawah.


Bagi industriawan, kenaikan BBM, yang diiringi naiknya biaya transportasi dan bahan kemasan sesuatu yang tak terelakkan dan berakibat kenaikan Harga Pokok Produksi. Salah satu cara untuk mereduksi harga jual ialah dengan meniadakan kemasan individual sehingga harga jual dapat dipangkas. Cara penjualan yang dipilih ialah menjual dalam bentuk "curah" yang mana pembeli menyediakan sendiri kemasannya.


Produk Curah dimaksudkan untuk memangkas harga pokok produksi sehingga harga beli konsumen menjadi lebih murah tanpa mengorbankan kualitas produk. Produk curah yang dijual ke konsumen tanpa kemasan individual hanya cocok untuk konsumen yang lebih mementingkan HARGA sebagai pertimbangan untuk membeli produk dan tidak terlalu peduli dengan MERK dan KEMASAN.
Jenis Produk :
1. Deterjen Bubuk 7. Pembersih Lantai (lemon, breez)
2. Sabun Cuci Tangan (lemon, stroberry) 8. Karbol wangi
3. Sabun Cuci Piring 9. Pembersih kaca
4. Sabun Mandi/Body Foam 10. Penghilang Noda
5. Pewangi Pakaian/Softener (pink, blue, green) 11. Pembersih keramik
6. Pelicin Pakaian
Dengan harga terjangkau
Bila ibu-ibu berminat untuk menggunakan sehari-hari bisa menghubungi :
Lily Salman
Permata Cimanggis Cluster Mirah D2/29
catt: untuk warga permata cimanggis diantar sampai rumah

Senin, 28 Juli 2008

Go Green Cluster Mirah


Ketemu lagi


Hai teman-teman, kabar baru nih dari Cluster Mirah Permata Cimanggis, bulan Juli ini warga mirah ada program penghijauan, hampir semua rumah diwajibkan menanam pohon buah supaya 5-10 tahun akan datang perumahan kita udah tambah sejuk n nyaman untuk ditinggali.


Nah pohon nya dari warga sumbangan, juga ada dari p'sinaga bawa dari Deptan kebetulan lagi penghijauan juga. jadi sekarang taman kami mulai ramai tanaman buah tuh, pokonya rumah-rumah kami pasti ada pohon buahnya.


Katanya klo udah berbuah saling berbagi, kabar baru juga tetangga cluster Topaz udah mulai banyak yan ngisi klo malam udah keliatan pada terang rumahnya tambahramai ntar.
semoga permata cimanggis akan tambah asri, nyaman n sejuuk

Rabu, 23 Juli 2008

Main di Taman Mirah Permata Cimanggis

Salam,
Ketemu lagi nih sama Naila

Aku mau cerita nih, boleh kan? kami anak-anak penghuni Cluster Mirah Permata Cimanggis klo sore hari sering maen pada kumpul di taman, kebetulan tamannya ada didepan rumahku. temen-temenku hampir sama usianya hampir sama ya menginjak dewasa gitu.

Eeeh kenalin dulu temenku : ada Jeremi, Ko Aldi, Kintan, Fani, Fia, Fira, Damian, Chikayo, Zidan, Azka, Azmi banyak lagi deh lupa aku namanya.

Rumah kami dipermata cimanggis ini sejuk, segar udaranya masih enak gitu, ngak kaya udara jakarta yang udah mulai sumpek polusi, tapi untuk cluster lin (Topaz, Safir) lagi ngebangun rumah lho, kami sering maen kesana liat Beko n stum yang lahi ngeratain tanah. Wah klo maen kesana pasti pulangnya kotor deh, abiz banyak debunya tanah merah lagi, tapi kami seneng aja biar ibu kami kadang ngoceh baju kotor.

klo temen-temen mau ikutan main dateng aja ke permata cimanggis depok ya
ntar disambung lagi cerita nay ya

salam untuk temen semua

Senin, 30 Juni 2008

Mainan Anak (Toys)

Definisi :
Mainan (toy) merupakan suatu obyek untuk dimainkan (play). Bermain (play) sendiri dapat diartikan sebagai interaksi dengan orang, hewan, atau barang (mainan) dalam konteks pembelajaran (learning) atau rekreasi.
Mainan (toy) dan bermain (play) merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran mengenal dunia dan tumbuh dewasa. Seorang anak menggunakan mainan untuk menemukan identitas, membantu tubuh menjadi kuat, mempejalari sebab dan akibat, mengembangkan hubungan, dan mempraktekkan kemampuan mereka. Mainan lebih dari sekedar bersenang-senang, karena mainan dapat digunakan untuk mempengaruhi aspek kehidupan.
Peran Mainan dalam Perkembangan Anak :
Mainan memberikan hiburan sembari juga memberikan peran mendidik. Mainan mengembangkan perilaku kognitif dan merangsang kreativitas. Mainan juga mengembangkan kemampuan fisik dan mental yang pastinya diperlukan di kemudian hari oleh anak.
Mainan untuk bayi biasanya menggunakan suara, warna cerah, dan tekstur yang unik. Melalui bermain dengan mainan, bayi mulai mengenali bentuk dan warna. Mainan edukasi (educational toys) untuk anak biasanya mengandung puzzle, teknik pemecahan masalah, atau persamaan matematika.
Yang perlu diingat adalah tidak semua mainan sesuai untuk semua umur anak. Beberapa mainan dikhususkan untuk anak dengan rentang umur tertentu, yang tidak memberikan hasil baik atau bahkan bisa merusak perkembangan anak pada rentang umur yang berbeda.
Mainan dan Jenis Kelamin :
Mainan tertentu, seperti barbie dan tentara, seringkali dianggap lebih sesuai untuk satu jenis kelamin tertentu. Kebanyakan orang percaya bahwa jenis kelamin dan pilihan jenis mainan sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan. Bermain dengan mainan yang bukan untuk jenis kelaminnya seringkali mendapatkan pandangan yang negatif dari orangtua atau anak yang lain. Pada jaman ini, apabila seorang anak perempuan bermain dengan mainan untuk anak laki-laki lebih bisa diterima oleh lingkungan dibandingkan apabila seorang anak laki-laki bermain dengan boneka.
Tipe Mainan :
1. Mainan rakitan (construction toys)
Mainan rakitan merupakan kumpulan potongan-potongan yang terpisah, yang dapat digabungkan kembali menjadi beberapa model. Model-model yang populer seperti mobil, pesawat angkasa, dan rumah. Mainan rakitan yang paling umum adalah blok-blok kayu sederhana berwarna-warni.
Mainan rakitan ini sesuai untuk anak (dan juga orang dewasa) yang suka bekerja dengan tangan, suka memecahkan puzzle, dan suka berimajinasi.
2. Boneka, hewan, dan miniature (dolls, animals, and miniatures)
Boneka merupakan model dari manusia, atau yang menyerupai manusia (contohnya Bert), atau hewan. Seringkali boneka dimaksudkan untuk dekorasi atau koleksi untuk anak yang sudah besar atau orang dewasa, namun kebanyakan boneka ditujukan sebagai mainan untuk anak-anak, terutama anak perempuan.

3. Miniatur kendaraan (toy vehicles)
Anak-anak telah bermain dengan miniatur kendaraan sejak jaman kuno, dengan miniature kendaraan roda dua. Jaman sekarang mainan kendaraan telah berkembang, mencakup mainan miniatur mobil, pesawat terbang, kapal laut, dan kereta.
4. Puzzle
Suatu puzzle merupakan suatu masalah atau misteri yang dipecahkan dengan kepandaian dan kreativitas. Solusi untuk puzzle mungkin membutuhkan pola yang sudah ada dan menciptakan aturan khusus. Puzzle berdasar pada proses penyelidikan dan penemuan untuk menyelesaikannya, yang mungkin dapat dipecahkan lebih cepat oleh mereka yang mempunyai kemampuan deduktif yang bagus. Sejarah puzzle ini telah melampaui ribuan tahun.
Ada berbagai tipe puzzle, seperti maze, yang merupakan tipe puzzle tour. Kategori lain meliputi puzzle konstruksi, puzzle batang (stick), puzzle lantai, puzzle angka, puzzle transport, puzzle gambar, puzzle logika, puzzle mekanik dan lain-lain.
5. Mainan yang melibatkan aktivitas fisik
Banyak mainan melibatkan bermain secara aktif. Ini termasuk mainan seperti bola, hulahop, yo-yo, dan lain-lain. Bermain dengan mainan ini membuat anak berlatih fisik, membentuk tulang dan otot yang kuat. Melempar dan menangkap bola dapat mengembangkan kemampuan koordinasi tangan-mata anak.
6. Mainan koleksi (collectable toys)
Beberapa mainan, seperti Barbie, menimbulkan antusiasme yang besar, sehingga menjadi mainan untuk dikoleksi. Oleh karena itu, beberapa mainan memang dipasarkan untuk orang dewasa sebagai koleksi. Beberapa orang membelanjakan sejumlah besar uang untuk bisa mendapatkan koleksi yang lengkap.
Aturan Keamanan :
Banyak negara mempunyai standar keamanan untuk tipe-tipe mainan anak yang bisa dijual. Kebanyakan membatasi bahaya potensial yang bisa ditimbulkan, seperti mudah terbakar atau bisa membuat tercekik. Anak-anak sering mempunyai kebiasaan memasukkan mainan ke dalam mulut mereka, sehingga bahan mainan yang digunakan harus bebas racun. Bahan mainan juga tidak boleh mudah terbakar.
Anak-anak belum bisa membedakan mana mainan yang aman dan mana yang berbahaya, dan orang tua tidak selalu bisa memikirkan segala kemungkinan yang bisa muncul, sehingga aturan dan peringatan sangatlah penting dalam mainan anak.

sumber: wikipedia